5 Fungsi Utama Oli Pelumas

Fungsi Utama Oli Pelumas

Seperti telah penulis pernah uraikan pada artikel lain sebelumnya, peran oli pelumas bagi keberadaan dan kelangsungan hidup operasional mesin amat penting. Mungkin bisa di sejajarkan seperti pentingnya air pada tubuh manusia. Sedemikian pentingnya keberadaan oli pelumas pada mesin, hingga bisa dikatakan tidak ada mesin apapun yang dapat berfungsi dengan baik dan berjalan dengan operasional normal.

Berikut ini akan dijabarkan secara singkat 5 fungsi utama oli pelumas pada mesin, baik itu mesin industri, mesin otomotif, mesin perkapalan, mesin penerbangan dan juga jenis mesin apapun ke-4 nya.

 

5 fungsi utama oli pelumas

Fungsi pertama, yang merupakan fungsi utama dan dikategorikan paling penting dalam keberadaan oli pelumas bagi mesin adalah untuk mencegah keausan pada permukaan bagian-bagian mesin. Gesekan antar bagian mesin dalam proses operasional fungsi amat memerlukan pelumas agar dapat meminimalisir terjadinya gesekan keras pada bagian-bagian mesin tersebut. Gesekan-gesekan antar bagian mesin tanpa pelumas akan menyebabkan bertambah besarnya tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakkan operasional mesin, selain itu, berbahaya dan dapat merusak mesin itu sendiri dalam waktu relatif singkat.

Fungsi kedua yang utama dari oli pelumas adalah sebagai penghantar panas itu sendiri. Gesekan antar bagian mesin menimbulkan panas tersendiri, bahkan ruang pembakaran dalam mesin otomotif bisa mencapai suhu melebihi 1000 derajat celcius. Peran oli pelumas dalam hal menghantar panas adalah membuat panas yang terjadi karena gesekan antar bagian mesin dapat ter-distribusi dan terserap dengan baik, sehingga proses pendinginan dengan oli (cooling) dapat membantu memperpanjang usia bagian mesin, dan keseluruhan mesin itu sendiri.

Fungi ketiga dari oli pelumas adalah tentu saja mencegah timbulnya karat atau corrosive pada bagian bagian mesin, utamanya yang melakukan putaran kerja pada operasionalnya. Tanpa pelumasan yang baik, bagian mesin akan menimbun cadangan karat pada permukaan bagian mesin dan menimbulkan kemacetan pada operasionalnya, dan tentu saja, akan menghambat proses operasional kerja penggunaan mesin. Pelumasan yang tepat secara berkala sesuai dengan spesifikasi mesin akan mencegah timbulnya karat atau corrosive pada bagian mesin.

Fungsi keempat dari oli pelumas yang juga tidak kalah pentingnya adalah sebagai pembersih. Terkadang tanpa kita sadari, setiap proses operasional mesin, khususnya yang bersinggungan dengan udara terbuka akan menimbulkan terjadinya tumpukan kotoran yang berasal dari partikel-partikel halus seperti debu dan lain sebagainya. Oli pelumas akan memastikan kotoran tersebut tidak menempel pada bagian mesin yang terlumasi dan proses kerja operasional mesin dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Fungsi kelima dari oli pelumas adalah sebagai penutup celah pada dinding mesin. Seperti kita ketahui bersama, seberapa pun rapatnya komponen antar mesin, aka nada celah diantaranya untuk menghindari kerusakan yang ditimbulkan akibat terjadinya gesekan yang disebabkan perputaran pada bagian mesin. Oli pelumas akan memastikan bahwa tiap celah sehalus apapun akan tertutupi dengan sempurna selama proses operasional kerja mesin dan terhindar dari potensi masuknya kotoran debu yang dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin itu sendiri.

 

Apakah oli pelumas yang anda pilih sudah tepat?

Konsultasikan dengan supplier oli anda untuk mengetahui apakah oli pelumas yang anda gunakan saat ini sudah merupakan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan spesifikasi mesin anda. Dengan mendapatkan informasi yang tepat, usia hidup (lifetime) mesin dapat diperpanjang dan bisa mendatangkan keuntungan investasi yang maksimal dari mesin yang anda pergunakan.

 

Butuh Oli Pelumas Atau Gemuk Dengan Kualitas Terbaik?

Hubungi Kami Sekarang Juga!

HP – 0819 0563 3030
HP – 0851 0937 0300
Email – support@agenoli.com
Jakarta, Indonesia