3 Faktor Utama Yang Mempengaruhi Harga Oli Pelumas

 

3 Hal Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Membeli Oli Pelumas

 

3 FAKTOR UTAMA YANG MEMPENGARUHI HARGA OLI PELUMAS

Seperti umumnya terjadi pada komoditas penting apapun, ada beberapa faktor penting dan utama yang dapat mempengaruhi harga oli pelumas di pasaran, dari berbagai level, mulai harga eceran, harga agen, hingga harga distributor. Faktor-faktor ini yang pelu dipahami oleh para konsumen yang menggunakan atau memerlukan ketersediaan oli pelumas bagi mesin yang dipergunakan, baik mesin industri, otomotif, perkapalan, penerbangan, dan lain sebagainya.

Apa sajakah faktor-faktor penentu yang mempengaruhi harga oli pelumas di pasaran? Berikut ini adalah penjabaran hal tersebut.

 

Faktor-faktor utama yang mempengaruhi harga oli pelumas

Dalam proses pengadaan barang ada beberapa faktor penentu yang dapat mempengaruhi harga dari barang/produk yang dijual. Faktor-faktor tersebut amat dominan dan terkadang diperlukan satu kebijakan khusus dari pihak otoritas pasar sebagai pemangku kebijakan untuk menerapkan aturan tersendiri terkait dengan faktor-faktor tersebut serta akibat yang ditimbulkannya pada keadaan harga di pasaran.

  1. Ketersediaan Bahan Baku Dasar

Ketersediaan bahan baku dasar produksi oli pelumas amat sangat menentukan berapa nilai harga yang dipatok di pasaran. Semakin jarang dan sulitnya ketersediaan bahan baku dasar tersebut untuk kelangsungan produksi oli pelumas, maka harga jual barang jadi akan tentu semakin tinggi/mahal. Ada faktor-faktor lain terkait mengapa bahan baku dasar semakin sulit, mulai dari proses penambangan dan ketersediaan bahan mentah (untuk jenis oli pelumas mineral), hingga faktor lain seperti perijinan khusus bahan baku yang sulit untuk jenis bahan baku tambang tertentu.

  1. Faktor Produksi dan Distribusi

Faktor produksi memegang peranan penting dalam menentukan harga oli pelumas. Semakin banyak produsen yang memiliki ijin produksi bagi suatu jenis oli pelumas di suatu negara, maka makin murah harga yang dapat dicapai dengan ketersediaan stok barang yang lebih dari cukup, sehingga untuk kepentingan cepatnya perputaran barang (Fast Moving Goods) pihak produsen tidak akan menetapkan harga dasar yang tinggi, sehingga perputaran stok barang produksi semakin cepat dan menguntungkan kedua belah pihak, produsen dan konsumen.

Faktor distribusi barang juga ikut mempengaruhi tinggi rendahnya harga oli pelumas di pasaran. Harga BBM adalah salah satu penentu dalam pembiayaan distribusi barang tersebut.  Struktur pembiayaan distribusi amat memegang peranan penting dalam penentuan harga akhir barang/jasa. Semakin mudah dan singkat jalur distribusi barang, maka biaya yang dikeluarkan akan semakin murah, sehingga ketersediaan barang dan juga harga barang menjadi semakin rendah. Para pelaku bisnis dibidang distribusi barang seperti “supply chain management” sangat memahami betapa pentingnya peran mereka dalam penentuan harga oli pelumas di pasaran.

  1. Faktor penentu kebijakan otoritas

Faktor ini biasanya ditentukan sekali oleh pihak otoritas pemegang kekuasaan untuk bidang industry dan barang serta jasa. Pemerintah adalah pemangku kebijakan di bidang ini. Bagian terpenting dalam faktor yang satu ini adalah “Pajak”. Pajak produksi, Pajak Import dan Pajak Pertambahan Nilai akan menjadi penentu yang sangat signifikan dalam penentuan harga oli pelumas di pasaran.  Semakin baik dukungan pemerintah dengan memberikan berbagai bentuk insentif akan membuat harga barang semakin rendah.

Dengan mengetahui dan memahami faktor-faktor diatas, maka bisa dipahami langkah antisipasi terbaik yang perlu diambil, sebagai agen pelumas misalnya, untuk menyiasati turbulensi harga oli pelumas yang sering terjadi tanpa dapat diprediksi sebelumnya sehingga keamanan ketersediaan oli pelumas selalu dapat dicapai kapanpun tanpa kecuali.

 

Butuh Oli Pelumas Atau Gemuk Dengan Kualitas Terbaik?

Hubungi Kami Sekarang Juga!

HP – 0819 0563 3030
HP – 0851 0937 0300
Email – support@agenoli.com
Jakarta, Indonesia